Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali memang begitu memberikan ketenangan tidak hanyadi Bali saja. Namun bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Selain dari segi religinya, perayaan hari raya nyepi juga membantu meeringankan beban Bumi yang telah rapuh oleh Global Warming. Mengapa demikian ? Karena Nyepi dalam perayaan umat Hindu itu berarrti sepi, sunyi, tenang dan damai. Ada 4 hal yang diperhatikan
dalam Hari Raya Nyepi yang disebut dengan Catur Brata Penyepian yang artinya 4 pantangan yang tidak boleh dilakukan saat Hari Raya Nyepi tersebut di antaranya :
Amati Geni,
tidak menyalakan api ataupun lampu dimanapun saat hari tersebut. Jika dalam diri manusia itu merupakan simbol dari kemarahan atau amarah. Dimaksudkan mengontrol amarah agar tercipta ketentraman.
Amati Lelanguan,
tidak melakukan kegiatan - kegiatan atau berfoya- foya serta bersenang - senang. Hal ini dimaksudkan agar manusia tidak terjerumus ke dalam kesenangan mereka. Dan jika mampu, umat melaksanakan puasa.
Amati Lelungan,
tidak boleh bepergian melainkan harus tetap diam dirumah. Hal ini dimaksudkan agar seseorang dapat berpikir dan instropeksi dalam dirinya sendiri.
Amati Karya,
tidak boleh melakukan pekerjaan. Namun bukan berarti tidak melakukan kegiatan. Kegiatan yang dimaksud adalah tidak boleh berjudi, pergi ke kantor, sekolah dsb.
Jadi, secara tidak langsung Catur Brata Penyepian memberikan kontribusi terhadap peduli lingkungan dan pada bumi terinta ini. Tidak ada orang yang keluar rumah, tidak ada kendaraaan dan polusi udara, tidak ada yang menyalakan lampu. Ini sangat membantu bukan ? Bayangkan saja jika semua orang didunia ikut melaksanakan Catur Brata Penyepian. Pasti dapat mengurangi resiko Global Warming. Sekian dulu ya artikel kali ini. Silahkan tanyakan bila ada yang kurang jelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar